SAHABAT PEMBACA! =)

Monday, November 1, 2010

NOVEMBER ^_^

-BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM-


Finally, it's November. And I lovin' it. Terdetik plak nak carik sejarah bulan2 Romawi ni kan. Maka, saya terjumpa satu laman sesawang nih. Maka, rupa2nya beginilah sejarah bulan November *SETELAH DIALIH BAHASA*...


PENGENALAN BULAN

Bangsa Romawi merayakan tahun barunya pada tanggal 1 Mac! Bagaimana boleh jadi begitu? Dan sejak bila awal tahun baru berganti menjadi Januari? Wisata Kata di awal tahun ini membawa Anda kembali ke masa lalu dan membuka kembali lembaran sejarah di balik nama-nama bulan.

Kalender Romawi pertama kira-kira diperkenalkan pada tahun 738 SM oleh Romulus, yang membina Kerajaan Romawi. Satu tahun kalender kuno ini mempunyai 304 hari yang dibahagikan menjadi 10 bulan. Setiap bulan merupakan kurun waktu dari satu bulan purnama ke bulan purnama berikutnya. Bangsa Romawi nampaknya mengabaikan atau tidak menghitung dua bulan pada musim dingin.

Tahun baru dimulakan dengan vernal equinox yang menandai musim semi. Vernal equinox adalah saat matahari berada di khatulistiwa, dan ini menyebabkan waktu siang hari sama panjangnya dengan waktu malam hari. Keaaan tersebut menurut kalender sekarang terjadi pada setiap tanggal 21 Mac. Maka, bulan pertama dalam tahun kalender Romulus ini jatuh pada bulan Mac yang kisahnya dituliskan di sini bersama kisah di balik nama bulan-bulan lainnya.

Kaisar Romawi yang kedua, Numa Pompilius (sekitar 715–673 SM) memutuskan untuk menambahkan dua bulan untuk mengisi dua bulan musim dingin yang tidak dihitung tersebut. Maka, muncullah bulan Januari dan Februari.


PERUBAHAN KALENDER

Kalender yang lama ditentukan berdasarkan perhitungan bulan dan dirasakan semakin tidak sesuai dengan masa pergantian musim. Untuk memperbaikinya, Julius Caesar, pada tahun 46 SM, menugaskan seorang ahli astronomi, Sosigenes, untuk meninjau kembali kalender tersebut. Sosigenes mengusulkan untuk menggunakan matahari, bukan bulan, sebagai dasar penetapan kalender. Dia juga mengusulkan adanya tahun kabisat, dan memindahkan awal tahun dari tanggal 1 Mac kepada 1 Januari. Semua usul ini diterapkan pada kalender Julius yang dimulai pada tanggal 1 Januari 45 SM. Dengan adanya dua bulan tambahan yang mendahului awal kalender, maka bulan September, Oktober, November, dan Desember tidak lagi menjadi bulan ketujuh, kelapan, kesembilan, dan kesepuluh sebagaimana yang tersirat oleh asal-usul namanya. Meskipun demikian, nama keempat bulan itu tetap dipakai dan tidak pernah diubah.


NOVEMBER


Kerana Kaisar Augustus dan Julius Caesar masing-masing sudah memiliki bulan sendiri-sendiri, kaum politikus Romawi yang sangat mengagungkan kesopanan berpendapat sudah sewajarnya jika bulan November diganti namanya sesuai dengan nama Kaisar Tiberius. Tetapi, Tiberius menolaknya dan berkomentar dengan nada bergurau: “Bagaimana kalau kaisarnya ada sebelas?” Maksudnya tentulah bahwa kaisar yang ke-11 itu tidak akan membahagi bulan untuk dinamai sesuai dengan namanya. Maka, nama bulan ini pun tetap disebut November, dari kata Latin novem yang berarti “sembilan”.

:: Rupa2nya, bulan November ni ialah bulan yang kesembilan sebelum diwujudkan bulan Januari dan Februari. Saya menyukai kewujudan huruf 'v' di tengah2 perkataan ini. Akhir kata, selamat berNOVEMBER kawan2 sekalian ::

Coretan HIKAYAT BUNGA di: www.raufasufrina87.blogspot.com

No comments: